Pages

Subscribe Twitter Facebook

Jumat, 03 Agustus 2012

sinopsis absolute boyfriend episode 5

Karena tindakan Nai Te yang menempelkan kepalanya semua orang melihatnya termasuk Zhong Shi, Xiao Fei pun berlari karena ia tidak tahan dengan tatapan orang lain. Nai Te terus mengikutinya, akhirnya Xiao Fei bilang bila mereka sedang di kantor jangan sampai kontak fisik. Xiao Fei pun kembali bekerja, saat ia sedang bengong memikirkan uang ia tidak sengaja menabrak temannya, lalu ia menemukan sebuah buku tabungan dengan jumlah fantastis yaitu 3,5 juta dollar. Tanpa malu Xiao Fei pun menggandeng temannya itu dan memohon untuk memberitahukan bagaimana cara mendapatkan uang sebanyak itu.
Mereka pun berbincang-bincang. Temannya berkata Xiao Fei hanya perlu bermain saham dan valuta asing. Temannya menjelaskan dengan panjang lebar tapi Xiao Fei berkata ia sama sekali tidak mengerti, lalu bertanya adakah cara lain untuk mendapatkan uang tapi tidak menggunakan otak hanya tenaga saja. Temannya bergurau dan mengatakan pantas saja Xiao Fei tidak bisa mendapatkan uang yang banyak, akhirnya temannya berkata bahwa ia bisa memberikan Xiao Fei 30.000 NT bila Xiao Fei dapat menggantikannya dalam konferensi penjamuan klien, di tambah lagi dengan uang makan sebesar 300 NT. Xiao Fei girang dan langsung menyetujuinya.
Xiao Fei pamit pada Nai Te. Nai Te bertanya Xiao Fei ingin pergi kemana. Xiao Fei menjawab sedikit lama, ia berfikir bila ia jujur pergi untuk mendapatkan uang maka Nai Te akan merusak rencananya seperti saat bekerja di club waktu lalu. Xiao Fei pun berkata ia ingin berkumpul dengan temannya wanitanya. Nai Te ingin ikut tapi langsung di tolak Xiao Fei, Xiao Fei berkata ia ingin punya ruang pribadi untuk sendiri. Nai Te pun menyetujuinya untuk tetap dirumah. Saat Xiao Fei pergi, Nai Te berkata dalam hati bahwa ia tahu Xiao Fei berbohong padanya. Xiao Fei sibuk mengurus menata meja para tamu undangan. Lalu manager penyelenggara menanyakan siapa wakil dari Xiao Fei, ternyata wakilnya adalah Zhong Shi.
Nai Te bingung mengapa Xiao Fei bisa mewakilkan divisi umum. Xiao fei tidak menjawab ia hanya tersenyum manis dan menunjukkan kartu identitas kepesertaannya. Saat Zhong Shi dan Xiao Fei sedang berbincang-bincang datanglah tamu undangan, Zhong Shi menyambutnya dengan penuh loyalitas, entah mengapa Xiao Fei terus memandangi Zhong Shi dan berkata dalam hatinya saat seperti ini Zhong Shi terlihat professional dan sangat matang.
Xiao Fei sedang menyiapkan hidangan untuk para klien, ia menanyakan klien satu per satu mereka berbahasa inggris dan itu tidak masalah bagi Xiao Fei. Tapi ada satu klien berkebangsaan perancis dan ia tidak bisa berbahasa inggris. Xiao Fei kebingungan dan ia pun menunjuk daftar menu tapi kliennya mengeleng lalu mengatakan sesuatu dalam bahasa perancis, Xiao Fei benar-benar buta bahasa perancis. Di saat yang tepat datanglah Nai Teberbicara dengan klien dengan bahasa perancis. Nai Te lalu menerjemahkan pada Xiao Fei bahwa tamu nya ingin makan serba vegetarian.
Setelah urusan makanan selesai Xiao Fei menarik Nai te keluar, ia berterima kasih dan bertanya mengapa Nai Te berada disini. Nai Te bilang bahwa ia khawatir pada Xiao Fei mengapa berbohong. Akhirnya Xiao Fei mengatakan alasannya juga karena ia telah membayar biaya perawatan Nai Te. Nai Te senang mendengar Xiao Fei melakukannya demi dirinya, saat Nai Te sedang memeluk Xian Fei datanglah Zhong Shi dengan ketus Zhong Shi bilang bila ingin bermesraan sebaiknya Xiao Fei dan Nai Te pulang saja dan berlalu. Nai Te tiba-tiba bertanya apakah Xiao Fei bekerja disini karena ada Zhong Shi, Xiao Fei pun langsung menoleh dan berkata ini cuma kebetulan saja. Nai Te memastikan dan memberitahu Xiao Fei saat ini cincinnya berwana aneh dan itu pertanda hati Xiao Fei sedang merasakan sesuatu yang aneh dan tidak dapat di definisikan.
Xiao Fei melihat Zhong Shi dan memangginya, tapi Zhong Shi mengabaikannya. Xiao Fei pun berlari mengejar Zhong Shi untuk bertanya mengapa ia mengabaikannya. Tanpa di duga Xiao Fei menabrak pelayan yang sedang membawa minuman dan mengenai pakaian tamu nya. Tamu itu marah-marah, Nai Te melihatnya dan langsung mendorong tamu itu. Karena situasi yang memanas Zhong Shi menenangkan tamu dengan memberikan kartu namanya dan berjanji akan mengganti pakaian yang telah kotor, akhirnya usaha Zhong Shi berhasil dan tamu akan melupakan kejadian ini.
Xiao Fei meminta maaf pada Zhong Xi atas kejadian ini dan akan membayar kerugian dengan uangnya sendiri. Tapi Zhong Shi mengabaikannya lagi, Xiao Fei lagi-lagi mengejar Zhong Shi dan kakinya pun terkilir. Karena mendengar teriakan Xiao Fei Zhong Shi segera berbalik dan tanpa berfikir lagi ia langsung menggendong Xiao fei, Nai Te hanya bisa bingung melihat ini semua.
Saat Zhong Shi sedang membalut kaki Xiao fei. Xiao Fei berkata apakah Zhong Shi sekarang sudah gila dan apa alasannya yang membuat Zhong Shi marah padanya. Zhong Shi belik bertanya apakah Xiao Fei benar-benar tidak tahu mengapa Zhong Shi marah padanya. Xiao Fei hanya menggeleng. Akhirnya Zhong Shi berkata, ia mendengar alasan Xiao Fei bekerja karena mencari uang demi Nai Te, ia tidak ingin melihat Xiao Fei lelah karena seorang pria.
Sedangkan Nai Te masih sendiri dan ia melihat cincinnya berwarna merah. Karena Xiao Fei sedang bersama Zhong Shi itu berarti Xiao Fei lebih bahagia bila ada di samping Zhong Shi disbanding dirinya. Xiao Fei tertawa sendiri melihat kakinya seperti penari balet dengan menggunakan perban. Tiba-tiba ia ingat dan bertanya pada Zhong Shi dimana Nai Te. Wajah Zhong Shi pun berubah ia berkata dalam hatinya disaat seperti ini pun Xiao fei memikirkan Nai Te bukan dirinya.
Manager marah-marah pada Xiao fei karena tadi telah menjatuhkan minuman hingga gelas Kristal pecah maka Xiao Fei harus membayar kerugiannya. Xiao Fei bertanya apakaha ada cara lain selain dengan membayarnya. Manager pun menyuruh ke dapur ternyata cucian piring mengunung dan Xiao Fei harus membereskan semuanya sendiri. Tiba-tiba Zhong Shi menjadi super hero lagi buat Xiao Fei ia membantu Xiao Fei mencuci piring dengan alasan takut Xiao Fei memecahkan sesuatu lagi. Zhong Shi juga bertanya pada Xiao Fei apakah Nai Te benar-benar mencintai Xiao Fei, karena ia sedikit iri. Xiao Fei tertawa dan menebak bahwa Zhong Shi juga sedang menaksir seseorang karena selama ini Xiao Fei belum pernah mendengar ada gadis yang disukai Zhong Shi. Xiao Fei mendesak agar Zhong Shi mengatakan siapa gadis itu.
Zhong Shi pun memberikan cirri-ciri gadis yang ia sukai. Gadis itu bodoh, walaupun Zhong Shi ada disisinya tapi ia tidak pernah sadar dan fokus pada orang lain, selalu menimbulkan masalah, tapi ia sangat ceria dan keras kepala tapi takut kesepian. Zhong Shi juga menambahkan sebenarnya ia sudah menyerah dengan perasaannya tapi ia tidak bisa meninggalkan gadis ini. Dengan bercanda Xiao Fei bilang gadis itu sangat mirip dengannya (duh … Xiao Fei polos banget sih ga ngerti juga maksud Zhong Shi gregetan deh ngeliatnya). Lalu Zhong Shi menatap Xiao Fei dan membuat Xiao Fei sedikit kikuk.
Bukan hanya itu saja Zhong Shi juga menggengam erat tangan Xiao Fei, karena merasa ada yang aneh Xiao Fei menyuruh Zhong Shi untuk meninggalkannya sendiri. Tanpa banyak kata Zhong Shi langsung memeluk Xiao Fei.
Saat di luar Xiao Fei melihat Nai Te masih menunggunya untuk waktu yang cukup lama, hati Xiao Fei merasakan perasaan bersalah pada Nai Te. Ia berfikir apakah semua ini karena Zhong Shi. Lalu Nai Te mengajaknya pulang kerumah.
Sesampainya dirumah bayang-bayang Zhong Shi masih ada dibenak Xiao Fei, ia ingat kembali saat dulu Zhong Shi juga memeluknya. Ternya Lee Wu Wu sudah berada di dalam rumah. Kali ini Xiao Fei tidak ingin berdebat dan langsung masuk ke kamarnya.
Lee Wu Wu mengecek program pada tubuh Nai Te. Tiba-tiba Nai Te bertanya apakah perasaan manusia sangat susah di tebak. Lee Wu Wu menjawab maka dari itu Nai Te harus melengkapi data-datanya tapi tidak usah terburu-buru karena waktu yang diberikan sampai 3 bulan. Nai Te berteriak bagaimana caranya agar semua itu dapat terkumpul sehingga ia bisa memahami perasaan Xiao Fei yang sebenarnya dan menjadi pacar Xiao Fei yang mutlak. Lee Wu Wu mengatakan ada cara yang paling cepat tapi ia tidak bisa memberitahukan. Dengan penuh emosi ia ingin mendorong Lee Wu Wu tapi ia masih menahannya. Lee Wu Wu sangat takut melihat Nai Te seperti itu.
Karena kesiangan Xiao Fei dan Nai Te buru-buru. Saat masuk lift ternyata ada Zhong Shi. Xiao Fei kaget melihatnya dan mereka sangat kikuk sampai-sampai menekan tombol bersama-sama. Nai Te melihatnya aneh maka ia pun menarik Xiao Fei berdiri disampingnya saja. Zhong Shi laki-laki hanya bisa diam.
Xiao Fei harus lembur hari ini, tapi anehnya Nai Te tidak menemaninya. Nai Te hari ini banyak melakukan hal aneh di luar kebiasaannya yang selalu menunjukkan perasaannya pada Xiao Fei di depan umum, tapi kali ini ia benar-benar cuek. Saat lembur sendirian Zhong Shi membawakan Xiao Fei minuman. Karena Xiao fei masih canggung ia pun mencoba mencari alasan agar keluar ruangan tapi Zhong Shi memegang tangan Xiao Fei dan berkata walaupun Xiao Fei tidak cantik dan tidak baik tapi ia menyukainya (wah akhirnya bisa juga menyatakan cinta) tapi Xiao Fei menanggapinya dengan bercanda bahwa ia ditunggu Nai Te dan bercanda bila ia ingin menyatakan cinta seperti yang baru saja ia katakan maka Xiao Fei akan mengajarkan metodenya. Dengan sedikit sedih Zhong Shi menjawab itu tidak perlu karena ia sudah ditolak.
Xiao Fei menjelaskan perubahan Nai Te pada Lee Wu Wu dan bertanya apakah Nai Te rusak. Tanpa menjelaskan apa-apa Lee Wu Wu membawa Xiao Fei ke suatu tempat. Ternyata Nai Te sedang di sebuah club sedang minum-minum bersama seorang wanita. Xiao Fei pun menarik Nai Te keluar club dan bertanya apa yang sedang di lakukan Nai Te. Nai Te bilang bahwa ia sedang bekerja. Xiao Fei meminta Nai Te untuk berhenti sekarang juga tapi lagi-lagi Nai Te menolaknya. Ia pun menjelaskan alasannya bahwa ia ingin mengumpulkan data secepatnya dan hanya Xiao Fei lah orang yang ia sayangi.
Nai Te balik lagi ke dalam club karena ia telah di boking untuk menemani Victoria. Xiao Fei pun mengikutinya dan tiba-tiba duduk di antara Nai Te dan Victoria dengan mengaku-ngaku bahwa ia adalah sepupu Nai Te. Karena kesal waktunya di ganggu, Victoria memanggil manager club untuk menjauhkan Xiao Fei dari Nai Te. Karena takut Xiao Fei pun menurut dan menunggu Nai Te sampai terkantuk-kantuk.
Saat di kantor Xiao Fei tertidur di mejanya, Zhong Xi sebagai atasan Xiao Fei memukul kepalanya agar ia bangun dan bertanya mengapa Xiao Fei tertidur di kantor dan kemarin tidak pulang ke rumah. Xiao kaget dari mana ia tahu bahwa dirinya tidak pulang semalam, tapi ia tidak bisa menceritakan pada Zhong Shi bahwa ia beberapa hari ini mengintai Nai Te yang sedang menemani beberapa wanita. Ia pun terbayang kembali kejadian kemarin malam.
Saat Nai Te sedang menemani pelanggan tetapnya yaitu Victoria, Xiao Fei duduk di antara Victoria dan Nai Te karena ia layaknya detektif menggunakan topi dan jaket hitam Victoria pun tak mengenalnya dan bertanya siapakah orang ini.


-Bersambung-  

1 komentar:

Anonim mengatakan...

I'm amazed, I must say. Rarely do I come across a blog that's both еqually educative anԁ intеrestіng, and let
me tell you, you've hit the nail on the head. The issue is something which not enough folks are speaking intelligently about. I'm very happy that I сame acrosѕ thiѕ during my search for something cοnсeгning this.


Herе is my web blog: how to buy Cars at an auction

Poskan Komentar

 
Powered by Blogger