Pages

Subscribe Twitter Facebook

Selasa, 28 Agustus 2012

sinopsis absolute boyfriend episode 11

Saat di kantor Xiao Fei dan Zhong Shi tidak sengaja mendengar pembicaraan Sky dengan Zhi Xi yang membahas masalah ciuman mereka semalam. Sky menganggap ciuman itu sangat berarti tapi beda hal dengan Zhi Xi yang menganggap hal itu sebuah kecelakaan karena mabuk. Sky selalu mendekati Zhi Xi namun Zhi Xi selalu menghindar dan tidak mau bicara pada Sky.
Zhi Xi dan Xiao Fei sedang menganti bola lampu yang putus, tiba-tiba Zhi Xi terjatuh. Karena mendengar Zhi Xi berteriak Sky pun langsung berlari dan membawa Zhi Xi ke rumah sakit. Saat di rumah sakit Sky selalu memegang tangan Zhi Xi, Xiao Fei yang melihatnya senyum-senyum dan Zhi Xi pun segera menarik tangannya. Tapi beda dengan Sky yang kecewa dan berkata, ia benar-benar khawatir dan menyukai Zhi Xi karena ia merasa ada ikatan dari pandangan Zhi Xi padanya. Zhi Xi malah meminta Xiao Fei membawa Sky keluar ruangan.
Nai Te dan Zhong Shi sedang berdebat. Zhong Shi meminta Nai Te untuk menyerah saja karena persaingan mereka ini pastinya Xiao Fei lah yang terluka. Namun Nai Te tetap pada keyakinannya bahwa hanya ialah pacar yang paling sempurna untuk Xiao Fei. Zhong Shi pun berkata bahwa ketidaksempurnaan kadang sebagai bentuk dari cinta, dalam cinta ada banyak kesulitan namun jika dua orang bersedia berpegangan tangan dan menerima satu sama lain dan bahkan mengubah demi satu sama lain bagi Zhong Shi itulah kesempurnaan. Lalu Nai Te pun memberikan argumennya lagi, bila dari awal cinta itu sudah sempurna bagaimana mungkin tidak akan berakhir dengan kesempurnaan. Nai Te akan terus berusaha agar bisa menjadi manusia dan tidak akan pernah menyakiti Xiao Fei. Zhong Shi bilang Nai Te belum paham benar apa perbedaan manusia dengan robot, bila Nai Te sudah menyadarinya maka Nai Te akan merasa sangat tidak berdaya dan menyerah karena Nai Te tidak akan pernah menjadi satu hal.
Sky terus saja memanggil-manggil Zhi Xi namun, Zhi Xi tetap acuh pada Sky sudah 3 hari semenjak Sky menyatakan cintanya, Hal ini membuat mood Sky untuk kerja pun sangat buruk ia juga di marahi oleh ketua divisi karena salah mengirim dokumen. Xiao Fei melihat Sky dan ia tahu Sky sedang patah hati karena kasihan maka ia pun mengajukan diri untuk membantu Sky.
Zhong Shi membawakan banyak makan siang untuk Xiao Fei, tapi Nai Te marah-marah karena dari jam 12 siang hingga 12 malam adalah waktu untuknya bersama Xiao Fei sedangkan waktu untuk Zhong Shi adalah jam 12 malam hingga 12 siang. Setelah Zhong Shi pergi Xiao Fei kaget melihat makanan yang dibawa Zhong Shi ternyata ada paprika hijaunya, Xiao Fei paling benci paprika hijau. Nai Te kaget melihat Xiao Fei tetap memakannya walaupun ia membencinya, Nai Te pun ingat kata-kata Zhong bahwa cinta yang sempurna adalah cinta yang dapat mengubah demi satu sama lain.
Saat sedang bengong, ternyata Zhi Xi melihat ponsel proyektor itu dan ia segera mengambilnya dari atas meja, betapa kagetnya ia melihat Nai Te ada disitu dan bisa bicara pula. Xiao Fei kaget dan berkata bahwa itu produk canggih dari sebuah perusahaan dan masih di rahasiakan, Xiao Fei memohon untuk Zhi Xi tidak berkata pada siapa-siapa. Zhi Xi lama berfikir dan ia pun setuju asalkan dengan syarat ia boleh tinggal di rumah Xiao Fei karena Sky selalu menunggu Zhi Xi di depan rumahnya. Lengkap lah penderitaan Xiao Fei karena kini ia tinggal berempat.
Saat sedang berhias, Zhi Xi memegang punggungnya, ia seperti sedang memikirkan sesuatu, tapi entah apa yang sedang dipikirkannya. Sedangkan Xiao Fei sedang main game dan ditemani Nai Te. Zhong Shi datang menghampiri mereka, Nai Te berkata bahwa ia tahu ini sudah jam 12 malam itu berarti waktu Zhong Shi bersama Xiao Fei, namun Zhong Shi berkata Nai Te bisa menghabiskan waktu sampai jam 12 siang esok. Sebagai gantinya Zhong Shi besok akan membawa Xiao Fei pergi hingga sehari semalam.
Hari ini Xiao Fei dan Zhong Shi pergi piknik, mereka sengaja tidak berangkat bersama-sama dan memutuskan bertemu di taman karena Zhong Shi ingin merasakan seperti kencan sesungguhnya. Nai Te meminta tolong pada Zhi Xi untuk mengikuti Xiao Fei dan Zhong Shi. Tiba-tiba Zhong Shi melihat ada seorang anak kecil yang terpisah dari orang tuanya, Zhong Shi pun mengajak anak kecil itu bermain. Xiao Fei pun ikut bermain dengan anak kecil itu, Zhong Shi dan Xiao Fei benar-benar bahagia.
Zhi Xi berceloteh bahwa Xiao Fei dan Zhong Shi seperti pasangan yang sangat bahagia, tapi Zhi Shi langsung berhenti bicara karena melihat Nai Te sedih. Zhi Xi pun menghibur Nai Te dengan bilang bila nanti Xiao Fei dan Nai Te menikah dan memiliki anak mereka akan menjadi keluarga bahagia. Nai Te memegang dadanya yang terasa sakit mendengar kata-kata Zhi Xi, ia pun kembali ingat kata-kata Zhong Shi bahwa Nai Te tidak akan pernah jadi satu ternyata inilah jawabannya, Nai Te tidak akan pernah memberi Xiao Fei anak. Nai Te pun meminta Zhi Xi untuk membawanya pergi dari situ.
Ternyata Zhong Shi membawa Xiao Fei untuk berkemah dipinggir danau, mereka mendirikan tenda dan membuat api unggun. Lalu saat malam hari Zhong Shi membawa Xiao Fei kepinggir danau ternyata untuk melihat kunang-kunang berkeliaran. Disaat itulah Zhong Shi pun melamar Xiao Fei untuk menikah dengannya. Xiao Fei berkata ia berterima kasih pada Zhong Shi karena selalu bisa melewati masa-masa sulit namun aku harus merubah diriku agar tidak mengandalkan Zhong Shi lagi. Entah ia dan Nai Te memiliki cinta atau tidak tapi tidak bisa dinilai dari dikatakan atau tidak. Zhong Shi bertanya apakah ini jawaban Xiao Fei dan ia sudah menyiapkan kata-kata untuk menolaknya lagi. Xiao Fei hanya menangis dan menganggukan kepalanya. Zhong Shi semakin tidak percaya dan bertanya sekali lagi apa benar Xiao Fei memutuskan untuk mencintai robot. Xiao Fei bilang bahwa ia tidak tahu dan akan menemukan jawabannya sendiri. Zhong Shi pun berkata ia tidak akan memaksa Xiao Fei lagi.
Zhi Xi membawa Nai Te untuk ikut ke rumahnya mengambil beberapa pakaian, ternyata di tengah perjalanan Sky sedang mabuk sendirian. Ia pun mencegat Zhi Shi dan berkata bahwa ia ingin mereka berteman seperti dulu, anggap saja Sky tidak pernah menyatakan perasaannya. Zhi Shi tetap menolak karena baginya cara Sky memandangnya membuatnya stres. Nai Te memutuskan menemani Sky minum, ia merasakan kepedihan yang sama dengan Sky.
Zhong Shi memutuskan untuk tidak tinggal bersama Xiao Fei lagi, kini ia benar-benar ingin menyerah. Xiao Fei merasa sangat bersalah pada Zhong Shi. Xiao Fei pun masuk ke rumah ia mencari-cari Zhi Xi tapi tidak ada, ia mencari ke kamar dan betapa kagetnya melihat Zhi Xi sedang bercermin dan ada luka bakar yang sangat besar di punggung Zhi Xi. Akhirnya Zhi Shi menceritakan penyebab luka bakar itu. Luka bakar itu ia dapatkan saat kelas 3 SD, rumahnya terbakar dan membuatnya kehilangan kedua orangtua nya. Ia dibesarkan oleh kakeknya, disaat seperti itulah kakeknya menanamkan prinsip bahwa Zhi Xi harus mencari banyak uang karena kemungkinan tidak ada pria yang mau menikah dengannya bila melihat luka di tubuh Zhi Shi. Dengan banyak uang maka ia tidak akan bergantung pada lelaki manapun. Xiao Fei pun baru mengerti dan menyadari alasan apa yang membuat Zhi Xi bekerja keras mencari uang. Zhi Xi pun menambahkan bahwa sampai saat ini ia belum memiliki pasangan karena tidak ada seorang pria pun menerima lukanya itu, baginya uang adalah yang paling penting.
Xiao Fei menanyakan apakah Zhi Xi sebenarnya menyukai Sky, karena menyukai orang adalah hal yang sederhana. Zhi Xi menjawa dirinya layaknya robot dengan banyak luka jadi bagaimana mungkin manusia bisa menyukai robot. Xiao Fei menahan ludah mendengarnya, tiba-tiba ponsel Zhi Xi bordering tapi Zhi Xi tidak mau mengangkatnya. Xiao Fei pun meminta izin agar dia saja yang mengangkatnya dan memberikan penjelasan pada Sky. Saat menerima telpon ternyata itu bukanlah Sky melainkan polisi yang mengabarkan bahwa Sky mengalami kecelakaan dan meninggal dalam taxi yang ia tumpangi. Xiao Fei pun memberitahu Zhi Xi, Zhi Xi tidak percaya mendengarnya.
Karena terburu-buru Zhong Shi pun mengantarkan Zhi Xi dan Xiao Fei ingin kerumah sakit, namun di perjalanan Zhi Xi seperti melihat Sky. Ia pun turun dan ternyata itu Sky, ia mengecek dengan mencubit Sky ternyata suhu tubuhnya hangat pertanda ia masih hidup. Zhi Xi terlihat sangat senang lalu bertanya ponsel Sky dimana. Ternyata ponselnya tertinggal di dalam taxi yang mengalami kecelakaan itu.
Karena melihat Zhi Xi sangat khawatir padanya, ia pun menembak Zhi Shi lagi. Zhi Xi langsung terdiam. Dan tanpa di duga Sky berkata ia sudah tahu masalah luka di punggung Zhi Xi, menurutnya Zhi Xi bodoh karena bagi Sky itu semua bukan masalah. Akhirnya Zhi Xi luluh dan mereka berpelukan bahagia. Xiao Fei tersenyum melihatnya sedangkan Zhong Shi sedih dan berkata ternyata robot dan manusia dapat berkahir bahagia lalu pergi meninggalkan Xiao Fei.
Sky meminta maaf pada Xiao Fei karena telah memecahkan ponsel sehingga Nai Te tidak bisa muncul lagi. Karena panik Xiao Fei pun menelpon Lee Wu Wu, Lee Wu Wu mengatakan bahwa Nai Te mengalami masalah.
Saat dirumah Xiao Fei, manager Kronos Surga mengatakan bahwa robot No. 1 alias Nai Te tidak bisa di perbaiki lagi karena banyak masalah di program tubuhnya. Untuk mengganti kerugian Xiao Fei, maka Manager Kronos Surga akan memberikan Xiao Fei robot yang sama persis dengan Nai Te.
Xiao Fei benar-benar merasa kesepian tidak ada Nai Te di sisinya, ia melihat foto-foto kenangan mereka dan semakin sedih. Tiba-tiba terdengar suara bel ternyata itu Lee Wu Wu dengan membawa robot Nai Te yang baru.
Zhong Shi ada di depan rumah Xiao Fei dan ia melihat Lee Wu Wu membawa robot Nai Te baru. Pas di dalam rumah Lee Wu Wu pun membuka kemasan robot dan menyuruh Xiao Fei untuk mengaktifkan lagi seperti pertama kali dengan cara menciumnya. Namun Xiao Fei lama berdiri sambil memandang robot Nai Te dan ia berkata walaupun robot ini sama persis tapi dia bukan Nai Te. Xiao Fei meminta Lee Wu Wu membawanya dan Zhong Shi ke perusahaannya. Lee Wu Wu mau kabur namun Zhong Shi mengancam bila ia tidak mau membawa mereka pergi, Zhong Shi akan bocorkan rahasia perusahaan Lee Wu Wu.
Lee Wu Wu mengantar Xiao Fei dan Zhong Shi ke Kronos Surga dengan menggunakan perahu boat. Akhirnya mereka sampai dan mereka benar-benar takjub melihat kemegahan perusahaan yang menciptakan Nai Te. Xiao Fei berhenti sejenak, ia melihat sebuah layar dengan wajah mirip dengan lelaki yang menemuinya saat ia kecil. Lee Wu Wu menjelaskan bahwa foto itu adalah anak pemilik Kronos Surga yang meninggal dunia dalam usia muda, Nai Te sengaja dibuat dengan wajah yang serupa dengan anak pemilik perusahaan ini.
Xiao Fei pun akhirnya bertemu dengan Nai Te yang dalam keadaan tubuhnya penuh dengan alat-alat asing. Liang Bai Qi memberi tahu bahwa Nai Te harus di reset ulang, hal ini terjadi sama seperti saat Nai Te bersama dengan Mei Ja. Zhong Shi baru sadar ternyata saat dulu Nai Te mendekati Mei Ja karena Nai Te di reset ulang, lalu Zhong Shi pun menyarankan Xiao Fei untuk mereset ulang Nai Te seperti dulu. Xiao Fei senang mendengarnya itu berarti ia hanya perlu mencium Nai Te makan semuanya akan kembali seperti semula.
Tapi Liang Bai Qi menjelaskan bahwa kali ini Nai Te benar-benar harus di reset ulang dan mengakibatkan Nai Te akan melupakan Xiao Fei beserta memorinya yang dulu dan masalahnya saat ini Nai Te tidak mau di reset ulang maka perusahaan akan membuangnya sia-sia. Zhong Shi benar-benar kaget ternyata Nai Te benar-benar mempunyai hati manusiawi, karena ia memiliki pikirannya sendiri. Sedangkan Xiao sangat sedih ia tahu alasan Nai Te tidak mau di reset karena bagi Nai Te hanya Xiao Fei lah kenangan terindah baginya, Xiao Fei meminta izin pada Liang Bai Qi untuk berbicara pada Nai Te.


-Bersambung-  

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Powered by Blogger