Pages

Subscribe Twitter Facebook

Kamis, 22 November 2012

sinopsis beloved episode 11

Saat Hong Ran sedang memeluk erat Jin Se, tanpa sengaja Chan Joo melihat semuanya, Chan Joo pun segera pergi. Jin Se perlahan melepaskan pelukan Ran, ia berkata bahwa ia sangat tidak nyaman dengan apa yang Ran lakukan. Ia tahu Ran mengalami masa sulit namun semua ini tidak pantas bagi mereka dan ia juga merasa sangat malu pada dirinya sendiri. Ran mulai menangis, ia berkata sampai kapan lagi ia harus menunggu ?? ia bisa saja menunggu namun kali ini ia tidak mau menunggu lagi dan ia akan menunggu jawaban dari Jin Se. Saat Jin Se tiba di rumah, ia melihat ada sepanci sup rumput laut di meja makannya, ia tahu bahwa sup itu adalah buatan Chan Joo, Jin Se pun menghela nafas panjang.
Saat Chan Joo ingin naik bis, Ran menghampirinya. Ran langsung bertanya apakah tadi Chan Joo melihatnya bersama Jin Se (pelukan) ?? karena ia juga melihat Chan Joo tadi. Ran memberitahu bahwa kini ia yang akan ada di samping Jin Se maka dari itu Chan Joo harus berjanji tidak muncul di hadapan Jin Se lagi. Chan Joo dengan senyum sinis berkata walaupun mereka sudah tidak menikah tapi mereka harus saling bertemu jika mereka butuh, janji seperti itu sangat lucu baginya. Ran kesal mendengarnya, ia pun berkata ia sudah tahu rahasia Chan Joo ditambah lagi mengenai skandal yang terkuak karena itulah ia akan dengan sekuat tenaga membuat Jin Se melupakan Chan Joo selamanya. Dengan santai Chan Joo menjawab, tolong lakukan itu untuknya.
Eun Hyeok menunggu Chan Joo di apartemennya, Eun Hyeok meminta agar Chan Joo ikut ke New York bersamanya karena perusahaan tempatnya bekerja menawarinya bekerja disana lagipula Chan Joo pernah bilang bahwa ia ingin belajar disana. Chan Joo bingung, ia berkata bagaimana mungkin ia bisa meninggalkan ayah dan teman-temannya disini, lagipula ia belum memutuskan untuk kembali bersama Eun Hyeok. Eun Hyeok bertanya apakah ini karena Chan Joo masih memiliki perasaan terhadap Jin Se ?? Chan Joo menjawab bahwa ini tidak semudah yang di ucapkan. Chan Joo bertanya apakah ada masalah serius, namun Eun Hyeok menyanggahnya dan mengingatkan lagi bahwa Chan Joo harus segera membuat keputusan.
Jin Se membenahi barang-barang Chan Joo, saat ia hendak ke kamar mandi kenangan bersama Chan Joo kembali memenuhi otaknya. Kenangan saat ia sedang membersihkan wajah istrinya sebelum tidur, Jin Se mencela jika istrinya tidak mau mencuci muka maka besok pagi wajahnya akan keriput dan jelek. Chan Joo pun tertawa terbahak-bahak, ia pun menempelkan sabun pada wajah suaminya itu, saat itu mereka berdua benar-benar bahagia.

Dari rumah gelap kosong ini,
Ada beberapa kali hatiku tidak tenang,
Ketika kukira semuanya sudah berakhir,
Kenangan lama dan pahit tanpa di duga muncul.
Kenangan manis yang pahit di masa lalu selalu muncul,
Sekarang,
Sudah waktunya membuat keputusan.

Esok harinya Jin Se dan Chan Joo janjian bertemu, Jin Se membawa semua barang seperti surat menyurat, membahas tabungan dan juga mengenai ahli waris yang belum di ubah. Chan Joo berkata bahwa semuanya sudah mereka bicarakan. Chan Joo meminta pada Jin Se untuk tidak memberitahu ayahnya masalah perceraian ini, karena dia yang akan bicara sendiri selembut mungkin. Saat Chan Joo ingin pergi, Jin Se bertanya bagaimana hubungannya dengan Eun Hyeok dan apakah Eun Hyeok sudah bercerai dari istrinya ?? Chan Joo tidak menjawab ia malah bertanya balik bagaimana dengan Jin Se sendiri, ia tidak perlu malu untuk melanjutkan dengan wanita itu karena kini ia akan berjalan di jalannya begitu juga Jin Se, kini mereka sudah bebas (chingu perhatiin deh, karena sudah siap dengan lembaran baru, Jin Se pun mengubah gaya rambutnya yang menurutku lebih sedikit muda sesuai usianya).

Epilog Jin Se :
Dengan begitu,
Perpisahan kami sudah komplit.
Mulai sekarang,
Sudah waktunya untuk awal yang baru.

In Kyung menunggu Chan Joo di kantor dan mengajaknya berbicara. In Kyung bertanya mungkin Chan Joo tahu dimana Eun Hyeok kini karena sejak semalam ia tidak pulang ke tempatnya dan juga tidak pergi bekerja. Chan Joo bingung dan balik bertanya apakah In Kyung menuduhnya menyembunyikan Eun Hyeok ?? In Kyung berkata bahwa Chan Joo tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi antara pria dan wanita lagipula ia sudah tahu bahwa mereka berjanji untuk melarikan diri bersama. Jika Chan Joo mendapat info tentang Eun Hyeok maka ia harus memberitahukan dengan begitu ia akan berhenti mencurigai Chan Joo.
Jin Se menunggu Ran di depan gudang, Ran kaget melihat Jin Se mencarinya, ia pun langsung berlari memeluk Jin Se dan tersenyum bahagia, sedangkan Jin Se masih terlihat memikirkan sesuatu. Setelah pergi berjalan-jalan, Jin Se mengantar Ran hanya sampai depan pintu. Ran berkata bahwa kini jika Jin Se melewati batas pintu ini tidak apa-apa karena kini gudang ini bukan lagi neraka baginya dan juga bagi Jin Se. Ran meminta Jin Se juga melepaskan cincin perkawinannya, namun Ran berfikir lagi bahwa Jin Se butuh waktu seperti yang ia katakan bahwa ia akan melangkah selangkah demi selangkah.

Chan Joo sedang mengobrol bersama Myung Jin, Myung Jin bertanya saat bertemu Jin Se apakah mereka bicara hal lain (hubungan mereka) ?? Chan Joo bilang bahwa kini mereka sudah sama-sama bebas, ia meminta Jin Se memulai hidup baru bersama gadis itu. Myung Jin aneh, bagaimana mungkin Chan Joo merasa lebih baik dengan bertingkah cool di depan mantan suaminya dan mengharapkan yang terbaik bersama gadis itu. Chan Joo berkata bahwa selama 3 tahun ini ia merasa berhutang banyak pada Jin Se, selama 3 tahun ia juga hanya bisa memberinya luka yang akan dibawa seumur hidup, jadi dengan melihatnya bahagia bersama gadis itu ia tidak bisa melakukan apapun.
Tenyata Eun Hyeok di sandera oleh paman In Kyung, pamannya memaksa Eun Hyeok untuk menerima semua tuduhan penggelapan pajak itu. Namun dengan tegas Eun Hyeok berkata bahwa ia tidak akan melakukannya. Paman In Kyung menegaskan, jika ia meletakkan hidupnya pada seorang wanita maka ia akan melakukannya, wanita itu pasti bersedia menunggu Eun Hyeok 3 atau 5 tahun lamanya. Pamannya terus menunggu jawaban pasti dari Eun Hyeok.
Jin Se sedang menunggu Ran siap-siap untuk pergi ke makam orang tua Ran, namun tiba-tiba ada telpon dari Myung Jin yang mengabarkan bahwa ayah Chan Joo pingsan dan kini ada di rumah sakit Young Min di Seoul, Myung Jin minta tolong pada Jin Se untuk datang menemani Chan Joo karena kini ia sedang ada interview kerja bila sudah selesai ia juga akan segera kesana.
Jin Se benar-benar dilema, namun setelah beberapa saat berfikir ia pun menghentikan laju mobilnya hingga membuat Ran tercengang. Jin Se bilang pada Ran apakah acara ke makam orang tua Ran bisa ditunda nanti siang ?? Ran balik bertanya apa yang sebenarnya terjadi karena daritadi Jin Se terlihat sangat aneh. Jin Se pun berkata bahwa ada urusan darurat dan ia akan ceritakan nanti.
Jin Se sampai di rumah sakit, ia melihat Chan Joo dan menghampirinya. Chan Joo memberitahu dengan panik bahwa ayahnya pingsan di terminal bus, ia juga heran mengapa ayahnya tiba-tiba kesini padahal ia akan menemui ayahnya di rumahnya. Setelah menunggu, dokter keluar dan memberitahukan bahwa menurut catatan medis di rumah sakit ini Seo Jung Bong terkena kanker usus stadium tiga maka dari itu ayah Chan Joo harus segera melakukan operasi tapi karena ada tekanan darah tinggi hasilnya tidak bisa dipastikan.
Chan Joo menangis mendengarnya, ia pun bertanya-tanya apakah ini tujuan ayahnya saat kemarin datang ke Seoul bukan hanya ingin berkunjung kerumah mereka tapi ia juga ingin check up penyakitnya di rumah sakit ini. Begitupun dengan Jin Se ia mengingat semua perkataan ayah Chan Joo saat ia mengantarkan ke terminal bus saat itu, ia benar-benar tidak menduga mungkin inilah alasan mengapa ayah mertuanya meminta agar ia menjaga Chan Joo dengan baik.
Dokter memanggil Chan Joo dan Jin Se masuk karena Tn. Seo Jung Bong ingin bertemu. Setelah melihat Chan Joo dan Jin Se ayah langsung bilang bahwa dulu dokter berkata ia bisa sembuh asal bisa menjaga kesehatannya tapi ia tidak menjaga kesehatannya dengan baik, Chan Joo menangis mendengar ayahnya berkata. Ayah Chan Joo pun meminta agar putrinya tidak menangis karena ia tidak suka melihatnya, lalu ayahnya meminta Chan Joo untuk keluar sebentar karena ada hal yang ingin ia sampaikan pada Jin Se.
Setelah Chan Joo keluar ayah Chan Joo langsung memegang erat tangan menantunya, ia berkata bahwa setelah semua, apakah masih ada jalan bagi Chan Joo dan Jin Se untuk kembali bersama ?? Kenyataan bahwa mereka mengakhiri pernikahan ia baru mengetahuinya pagi ini dan tentang Chan Joo ia juga melihat surat kabar itu. Ia mengerti hanya suami istri yang tahu apa yang terjadi dalam rumah tangga mereka, ketika tiba masanya Jin Se harus menandatangi surat perceraian itu pasti ada alasannya. Tapi, karena kesalahan Chan Joo di masa lalu hidup Jin Se selamanya di pertaruhkan. Ayah Jin Se menangis dan bertanya tak bisakah Jin Se membatalkan keputusan ini untuk putrinya sekali saja, bisakah Jin Se memberinya kesempatan karena ayah tahu Jin Se bukanlah orang yang kejam. Ayah juga mengingatkan dulu juga Jin Se sudah berjanji bahkan membuat surat perjanjian juga. Belum menjawab pertanyaan mertuanya, ayah Jin Se pun sesak nafas. Tim dokter langsung menangani ayah Chan Joo sedangkan Chan Joo dan Jin Se menangis dan dan menunggu sambil terus berharap.
Akhirnya Baek In Kyung menemui suaminya yang sedang di kurung, Eun Hyeok tidak senang melihat In Kyung menemuinya disini. In Kyung berkata bahwa ia tidak tahu bahwa pamannya lah yang menculik Eun Hyeok. Eun Hyeok tertawa sinis bagaimana mungkin Baek In Kyung tidak mengetahui hal seperti ini, bisa saja pamannya melenyapkan jejaknya dengan mudah itulah pekerjaan keluarga Baek. In Kyung meminta suaminya untuk keluar bersamanya dari sini, tapi Eun Hyeok menolak dengan keras ia tidak mau hidup dibawah kekuasaan pamannya atau Baek In Kyung lagi. In Kyung pun memberitahukan bahwa kini ayah Chan Joo kritis dan bila Eun Hyeok ikut keluar dengannya maka ia akan mengizinkan Eun Hyeok menemui Chan Joo.
Ternyata harapan Chan Joo untuk kesembuhan ayahnya harus selesai sampai disini, ayah Chan Joo pergi meninggalkan di saat Chan Joo terpuruk seperti ini. Han Soo buru-buru ingin menghadiri ke tempat persemayaman ayah Chan Joo, dan ternyata di depa kantornya sudah ada Hong Ran yang mencari-cari Jin Se. Han Soo memberitahu Ran bahwa ada hal yang harus di urus Jin Se dan mungkin tidak akan bekerja untuk beberapa hari ini. Ran bertanya urusan apa itu, apakah berhubungan dengan mantan istrinya lagi ?? Han Soo tidak bisa menjawab apa-apa.
Saat tiba di tempat persemayaman, Han Soo langsung menghampiri Jin Se memberitahukan bahwa Ran ikut dengannya kesini, ia tidak tahu harus bicara apa pada Ran tapi ia juga tidak bisa menghalangi seseorang yang ingin memberikan penghormatan terakhir untuk ayah Chan Joo. Chan Joo ada di belakang Jin Se dan mendengar percakapan mereka berdua, beberapa saat Jin Se keluar ruangan, Chan Joo pun ambruk di tempat.
Chan Joo akhirnya tidak kuasa menahan tanggungan yang begitu berat secara bersamaan. Myung Jin dan temannya dengan setia menunggui Chan Joo namun mereka bertanya-tanya disaat seperti ini mengapa Eun Hyeok belum juga muncul, kalau memang ia mau mengambil hati Chan Joo seharusnya disaat inilah Eun Hyeok menunjukkan keseriusannya pada Chan Joo.
Jin Se menemui Ran di luar, Jin Se tahu ia salah pada Ran karena tidak mengabarinya maka dari itu ia minta maaf. Ran menangis dan memaksa Jin Se untuk ikut dengannya. Jin Se melepaskan tangan Ran, Ran berkata mengapa harus selalu dirinya yang menunggu setiap kali ada sesuatu yang terjadi dengan mantan istri Jin Se dan apakah terlalu sibuk untuk mengirimkanku sebuah sms ?? Jin Se bahkan tidak pernah memikirkannya. Ran mengingatkan bahwa mereka baru saja mulai (komitmen) tapi semuanya tidak berjalan mulus. Jin Se berkata dengan tegas bahwa ia tahu Ran marah tapi ini upacara pemakaman tidak seharusnya Ran bertingkah seperti anak-anak.
Jin Se, Myung Jin dan Han Soo sedang mengobrol. Han Soo menanyakan bagaimana keadaan Chan Joo kini. Myung Jin pun memberitahukan bahwa ia kini sedang di infus. Han Soo bertanya pada Jin Se apakah ayah Chan Joo meninggal karena mengetahui situasi ini ?? Myung Jin yang menjawab bahwa Chan Joo belum sempat memberitahukan ayahnya jadi mungkin Chan Joo kini merasa bersalah. Dengan datar Jin Se berkata bahwa ayah Chan Joo sudah mengetahui semuanya Jin Se menuturkan kembali kata-kata ayah mertuanya pada Han Soo dan Myung Jin.
Myung Jin kaget mendengarnya, ia meminta pada Jin Se bisakah mempertimbangkan sekali lagi ?? Myung Jin tahu mungkin ia di luar batas tapi bisakah Jin Se berfikir untuk kembali lagi pada Chan Joo ?? karena ia tahu hal ini berat untuk Chan Joo setelah bercerai lagipula Jin Se dan Chan Joo bercerai bukan karena saling membenci. Myung Jin bertanya sekali lagi, dalam hati Jin Se pasti ada penyeselan kan ?? Jin Se tidak menjawab apapun, ia diam seribu bahasa dan meninggalkan Han Soo dan juga Myung Jin.
Han Soo marah pada Myung Jin bagaimana mungkin Myung Jin bertanya seperti itu karena Jin Se sudah memiliki waktu yang berat, Jin Se ada disini hanya karena kewajiban dan memberikan penghormatan kepada ayah mertuanya dan juga pertimbangkan untuk mantan istrinya. Myung Jin dengan ngotot berkata bahwa ini adalah jawabannya mereka harus memperbaiki hubungan ini karena baru sebulan Chan Joo dan Jin Se bercerai lagipula ini adalah permintaan terkahir ayah Chan Joo.
Sedangkan Chan Joo tersadar dari pingsannya, ia duduk dan terngiang kata-kata ayahnya pada Jin Se di saat-saat terakhir ayahnya. Betapa terpukulnya Chan Joo mendengar semua ucapan ayahnya, itu yang membuatnya lemah tak berdaya menghadapi kenyataan ini. Chan Joo tertekan batinnya ia pun menangis sejadi-jadinya dan memukuli dirinya sendiri, teman Chan Joo masuk dan panik melihatnya ia pun segera menelpon Jin Se. Jin Se mencoba menangkan Chan Joo yang sedang berontak namun akhirnya ia bisa menenangkan dan mendekap Chan Joo dengan erat.
Sebelum berangkat ke pemakaman, Jin Se bertanya pada Myung Jin mengapa sampai saat ini Eun Hyeok sama sekali tidak hadir dan sepertinya juga tidak menelpon sama sekali. Myung Jin berterus terang sebenanrnya mereka tidak bisa menghubungi Eun Hyeok mungkin Chan Joo ditelantarkan lagi. Jin Se berkata ia kira semuanya berjalan dengan lancar. Myung Jin memberitahu Jin Se bahwa Baek In Kyung tidak mau menceraikannya.
Tiba-tiba orang yang sedang Myung Jin dan Jin Se tunggu-tunggu datang, Eun Hyeok segera menghampiri Chan Joo ke mobil duka namun dengan segera Jin Se menghadangnya dan bertanya untuk apa Eun Hyeok hadir. Chan Joo melihat Jin Se dan Eun Hyeok ia pun langsung menghampiri mereka dan berkata dirinya lah yang tidak memberikan kabar pada Eun Hyeok. Chan Joo mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan Jin Se selama ini, ia tidak akan melupakannya dan kini ia akan pergi bersama Eun Hyeok.
Chan Joo pun meninggalkan Jin Se sendiri, Jin Se terdiam seribu bahasa di tengah iring-iringan mobil duka sama seperti hatinya yang kini benar-benar di luluh lantakan oleh Chan Joo, kekecewaan terpancar jelas di wajahnya.

-Bersambung-

Setelah kematian ayahnya akankah Chan Joo pergi bersama Eun Hyeok ??
Akankah hubungan Jin Se dan Hong Ran akan berjalan mulus ??
Masalah apa lagi yang akan Jin Se dan Chan Joo hadapi ??
Simak terus tiap episodenya ya ..

2 komentar:

oktaviani diana mengatakan...

buat para pecinta darama beloved ..
neh episode 11 dah aq publish ..
ditunggu komentnya ya ..

Anonim mengatakan...

akhirx dpublish juga. g tanggung2 ogah 5 episode sekaligus .....gomawo.....semangat y menulis sinopx......!
----*---------eka kalbar--------------*---------

Poskan Komentar

 
Powered by Blogger