Pages

Subscribe Twitter Facebook

Jumat, 30 November 2012

sinopsis beloved episode 16 final

Sebelum berangkat Chan Joo menyempatkan diri untuk menemui In Kyung di rumah sakit. In Kyung kaget melihatnya ia bertanya apa yang membawa Chan Joo bisa menemuinya. Chan Joo berkata bahwa ia hanya ingin meminta maaf. In Kyung berkata bila ia menjadi Chan Joo ia tidak akan mau meminta maaf, dari situ In Kyung menilai Chan Joo memang orang yang baik. In Kyung bertanya bukankah ia dan Eun Hyeok akan ke luar negeri hari ini, tapi Chan Joo tidak menjawab. In Kyung berkata kini ia sadar cintanya pada Eun Hyeok hanyalah sebuah obsesi karena ia hanya membuat Eun Hyeok tersiksa selama hidupnya. Jika ada satu kesempatan lagi, In Kyung berharap bisa melakukan semuanya dengan baik. Baginya Chan Joo adalah orang yang beruntung karena bisa merasakan mencintai dan dicintai. Kini baginya mencintai Eun Hyeok cukup dengan membiarkannya pergi.

Setelah menjenguk In Kyung, Chan Joo memutuskan untuk melihat rumahnya dan juga rumah Jin Se saat masih bersama. Sesampainya di depan rumah semua kenangan indah bersama Jin Se terpampang dengan jelas di pelupuk matanya. Saat itu hari-hari mereka di penuhi dengan canda dan tawa tapi kini ia harus rela meninggalkan semua kenangan itu. Tak terasa airmata Chan Joo bergulir di pipinya, terdengar suara deru mobil memasuki halaman rumah. Chan Joo tahu itu adalah mobil Jin Se, sebelum Jin Se melihatnya ia memutuskan untuk segera pergi.
Jin Se memutuskan tidak menunggu Chan Joo lagi di bandara, karena ia sama sekali tidak melihat Chan Joo disana. Jin Se juga sama sekali tidak melihat kepergian Chan Joo di halaman rumahnya, ia masuk ke rumah dan menemukan rumahnya telah sepi. Jin Se masuk ke kamar yang biasa di tempati Ran, ia menemukan tumpukan barang dan ada catatan di atasnya yang bertuliskan bahwa Ran akan mengambil barangnya sedikit demi sedikit karena ia akan pergi ke Inggris. Jin Se lagi-lagi terdiam entah apa kini yang ada di benaknya.
Ternyata Hong Ran menunggu Chan Joo di apartemennya, Chan Joo bertanya ada apa Ran menemuinya. Ran berkata bahwa ia akan pergi. Chan Joo menoleh pada Ran dan terbesit di wajahnya tanda tanya. Ran meneruskan kata-katanya mulai saat ini ia memutuskan untuk tidak mencintai Jin Se lagi, karena walaupun raga Jin Se bersamanya tapi di hati Jin Se hanya ada Chan Joo. Jin Se masih hidup dalam masa lalu bersama Chan Joo. Ran meminta pada Chan Joo mulai saat ini ia berharap Chan Joo tidak membiarkan Jin Se sendiri lagi dan harus berbahagia bersamanya.
Setelah menemui Chan Joo, Ran kembali ke sanggar menemui Ho Gee, ia mengucapkan terima kasih pada Ho Gee yang telah menyadarkannya. Kini ia akan fokus untuk menari saja dan ikut kompetisi itu. Ho Gee senang mendengarnya dan memastikan apakah Ran bersungguh-sungguh. Ran pun menjawab bahwa ia berjanji tidak akan merusak jerih payah Ho Gee selama ini jadi ia ingin Ho Gee tetap menjadi pasangannya dan berjuang bersama.
Ran memutuskan untuk bertemu dengan Jin Se terakhir kalinya, ia ingin mengucapkan terima kasih. Ran berkata bahwa kini ia memutuskan untuk tidak menyukai Jin Se lagi, karena ia sadar cinta yang membuat orang lain terluka bukanlah cinta yang sebenarnya. Karena ia tahu, jika semua ini berlanjut Ran takut rasa sukanya bisa berubah menjadi benci terhadap Jin Se. Ran juga memberitahukan bahwa ia telah menemui Chan Joo untuk meminta maaf, mulai saat ini Jin Se harus bersama Chan Joo, hidup bahagia dan jaga kesehatan. Ran meminta Jin Se untuk tidak berkata apa-apa, hanya mendengarnya saja karena baginya jika Jin Se berbicara maka dirinya akan berpegang lagi pada Jin Se.

Eun Hyeok kembali menjenguk In Kyung, In Kyung kaget mengapa Eun Hyeok tidak jadi pergi bersama Chan Joo malah ada disini. Eun Hyeok hanya diam, In Kyung lalu berkata bahwa ia bermimpi bertemu dengan Eun Hyeok dengan wajah yang jelas namun kini ia melihat Eun Hyeok samar-samar. In Kyung meminta Eun Hyeok mendekat, Eun Hyeok pun menghampiri In Kyung dan menggenggam tangannya sambil meminta In Kyung untuk bersabar bahwa sebentar lagi ia akan sembuh. In Kyung menangis dan menggengam tangan Eun Hyeok dengan erat, ia terus mengecup tangan Eun Hyeok sambil bertanya apakah semua ini mimpi ?? dan In Kyung pun mengatakan bahwa ia sangatmencintai Eun Hyeok.
Myung Jin memberitahukan Han Soo (calon suaminya karena Myung Jin lagi hamil) bahwa Chan Joo membatalkan kepergiannya ke luar negeri. Lalu Han Soo bertanya bagaimana keadaan Chan Joo saat ini, Myung Jin bilang bahwa Chan Joo terlihat nyaman-nyaman saja. Myung Jin berkata bila ia melihat Chan Joo dan Jin Se mereka terlihat masih saling menyukai tapi mereka tidak berbuat apa-apa itu yang menjadi beban bagi Myung Jin sebagai sahabat mereka. Han Soo mendelik kearah Myung Jin, ia pun mengatakan bahwa mereka harus melakukan sebuah rencana, Myung Jin pun setuju dengan ide Han Soo.
Eun Hyeok menemui Chan Joo, Chan Joo berkata saat Eun Hyeok memberikannya tiket pesawat untuk menjalani kehidupan masa depan bersamanya terus bayangkan. Namun yang ada di fikirannya hanyalah Jin Se. Kenangan saat ia dan Jin Se naik sepeda ke kantor, kenangan saat ia minum berkaleng-kaleng bir di balkon, saat ia mengunci leher suaminya saat nakal semua itulah yang terbayang di fikirannya. Eun Hyeok mengerti maksud Chan Joo, ia pun berkata bahwa kini waktu untuk mereka berpisah bukan ?? Chan Joo tersenyum dan mengucapkan terima kasih karena Eun Hyeok memberikan kesempatan untuk melakukan ini. Eun Hyeok membalas senyuman itu dan berkata jika mereka bertemu kembali, ia harap Chan Joo hidup bahagia.
Paman In Kyung membawa kabar baik buat In Kyung, ia mengabari bahwa sudah ada pendonor ginjal untuk In Kyung. In Kyung bertanya seperti apa orang yang menjadi pendonornya, paman In Kyung hanya diam. In Kyung berkata siapapun itu pastilah orang yang baik, jika nanti ia sembuh ia ingin melakukan banyak hal baik juga. Ia bertanya pada pamannya bisakah nanti ia menjadi orang yang baik ?? paman tersenyum dan menjawab In Kyung pasti bisa.
Ternyata Eun Hyeok menunggu pamannya di luar, paman berkata pada Eun Hyeok bahwa ia sudah mengatakan apa yang Eun Hyeok mau. Paman berkata dunia begitu keras, keluarga saja tidak ada yang mau mendonorkan ginjalnya untuk In Kyung namun Eun Hyeok rela menjadi pendonor untuk mantan istrinya yang seharusnya ia tidak perlu bertanggung jawab. Eun Hyeok berkata semua ini ia lakukan tidak sebanding dengan apa yang telah In Kyung berikan padanya. Ia hanyalah lelaki yang setiap hari membuatnya kesepian, menangis dan terluka. Paman berkata walaupun 3 tahun menikah dan berpisah namun hubungan antara pasangan yang sudah menikah memang berbeda. Eun Hyeok memohon pada paman untuk merahasiakan bahwa ia adalah pendonor ginjal untuk In Kyung sampai akhir.
Eun Hyeok menemani In Kyung sampai pagi hari, saat keesokan harinya In Kyung tersadar sudah ada Eun Hyeok di sampingnya. In Kyung membelai kepala Eun Hyeok dan membuatnya terbangun. Eun Hyeok berkata bahwa In Kyung harus kuat dan bersabar karena sebentar lagi ia akan sembuh. Mereka saling berpandangan, In Kyung pun memeluk Eun Hyeok begitupun Eun Hyeok membalas dekapannya dengan hangat.
Ran dan Ho Gee bersiap-siap untuk ke luar negeri di antar oleh direktur sanggar mereka. Direktur banyak memberikan pengarahan dan nasehat untuk Ran dan Ho Gee supaya mereka bisa mengalahkan penari-penari Eropa dan saling menjaga satu sama lain saat di negeri orang. Ran dan Ho Gee bergantian memeluk direktur mereka dan berjalan masuk.

Epilog Hong Ran :
Ahjusshi,
Fakta bahwa cintaku tidak cukup ...
Kau akan mengerti, bukan??
Aku baru saja memulai sebuah
bab baru dalam hidupku.
Lalu,
Aku akan bisa mencintai lagi, bukan ??
Harapan bahwa cinta masa depanku
akan membuatku bahagia
sangat kunantikan ..

In Kyung dan Eun Hyeok menjalani operasi transplantasi ginjal, sampai hari operasi tidak ada satu orang pun yang memberitahukan In Kyung bahwa Eun Hyeok lah pendonor ginjal itu. Sedangkan Myung Jin dan Han Soo sepakat untuk menjalankan rencana mereka demi menyatukan Jin Se dan juga Chan Joo dengan cara mereka berdua. Myung Jin pergi naik mobilnya bersama Chan Joo, sedangkan Han Soo naik mobil bersama Jin Se.
Myung Jin sengaja menyeting mobilnya untuk mogok dan menunggu mobil yang dikendarai Han Soo dan juga Jin Se datang menolongnya. Saat berhenti Myung Jin segera meng-SMS Han Soo untuk segera sampai pada tempat yang telah direncanakan. Chan Joo benar-benar tidak mengetahui bahwa mobil mogok ini hanyalah rekayasa Myung Jin. Ia kaget melihat Han Soo ada di depannya bersama Jin Se. Han Soo dan Myung Jin berpura-pura sibuk memperbaiki mobilnya sedangkan Chan Joo dan Jin Se masih terus saling memandang tanpa mereka sadari mereka kini ditinggal hanya berdua.
Setelah kepergian Myung Jin Chan Joo bingung harus berbuat apa, ia memutuskan terus berjalan membelakangi Jin Se, namun dengan segera Jin Se memanggil Chan Joo dengan sebutan Nyonya Seo (panggilan sayang untuk Chan Joo saat mereka masih menikah) dengan itu membuat langkah kaki Chan Joo terhenti dan membalikkan badan memandang Jin Se. Saat Chan Joo melihat kearahnya, Jin Se pun merentangkan kedua tangannya dan Chan Joo pun berlari menghampirinya, mereka saling berpelukan erat melepas rindu selama ini.
Kebahagiaan pun datang pada pasangan Han Soo dan Myung Jin, Han Soo melamar Myung Jin untuk menikah dengannya. Myung Jin sempat menolak untuk menikah karena baginya hubungan seperti ini sudahlah cukup, namun karena kegigihan Han Soo mereka pun sepakat menikah. In Kyung kini telah sehat dan Eun Hyeok pun tidak mendapat masalah apapun setelah menjadi pendonor ginjal untuk In Kyung. Mereka berjalan berdampingan, Eun Hyeok meminta In Kyung untuk berkencan dengan lelaki yang berhati hangat bukan sepertinya. In Kyung tersenyum manis, ia malah berkata jika suatu hari Eun Hyeok menemukan orang yang mendonorkan ginjal untuk dirinya sampaikan rasa terima kasih pada orang itu. Eun Hyeok tersenyum manis dan In Kyung pun membalikkan badannya sambil terus memegang bekas operasi itu.

-Tamat-
Catatan kecil :
Akhirnya Jin Se dan Chan Joo kembali bersama, awal pernikahan mereka memang tidak saling mencintai.
Tapi dalam waktu tiga tahun sudah menjadikan bukti bahwa waktu dapat merubah segalanya.
Cinta menjadi benci dan benci menjadi cinta, mereka adalah jodoh yang sejati.
Untuk pasangan In Kyung dan Eun Hyeok akhirnya mereka bisa saling sadar bahwa cinta mereka memang hanyalah ambisi saja.
Cinta juga tidak selamanya harus memiliki, melihat orang yang kita cintai lebih bahagia itulah arti yang sesungguhnya.
Karena keadaan In Kyung semua menjadi lebih baik, In Kyung kini bisa terus tersenyum cantik dan Eun Hyeok pun belajar menerima keputusan orang yang ia cintai.
Walaupun mereka tidak kembali bersama, setidaknya In Kyung sempat mendapat perhatian yang tulus yang selama ini ia impikan dari Eun Hyeok.

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Powered by Blogger